Puisi ini hendak menggemakan kembali perenungan dalam bacaan kita hari ini, bahwa Allah ialah Maha Kasih dan menganugerahkan kasih kepada semua orang tanpa pilih- pilih. Akan tetapi, seringkali kita yang berusaha meniru Allah malah menampakkan wajah garang, karena kegelapan dosa menguasai hati kita. Ketika Kristus Sang Terang itu datang, kita dimampukan untuk melihat siapakah Allah kita sesungguhnya sekalinis umntik mencerminkan kebaikan dan cinta Allah
You May Also Like
Sapaan Dalam Keluarga
Pada hari Minggu pertama sesudah Natal ini, dua kisah masa kecil dari…
- Pnt. Christnadi Putra Hendarta
- 29 December 2018
Menghindari Akhir Hidup Yang Sia-Sia ‘Kutak mau hidup percuma, tiada artinya
Tolong ‘ku giat Tuhan, gunakan tiap waktu Menyenangkan hati Tuhan, inilah doaku…
- GKI Peterongan Admin G-Min
- 31 July 2016
Disucikan untuk Beribadah kepada Allah yang Hidup
Apakah Anda pernah mendengar soal benda atau tempat yang disucikan? Benda atau…
- Krista Kezia Dorothea
- 31 October 2015
S1 Percayalah! Yohanes 20:19-31
Malam itu sunyi. Para murid berkumpul dalam ruang terkunci, jantung mereka berdegup…
- GKI Peterongan Admin G-Min
- 27 April 2025