Puisi ini hendak menggemakan kembali perenungan dalam bacaan kita hari ini, bahwa Allah ialah Maha Kasih dan menganugerahkan kasih kepada semua orang tanpa pilih- pilih. Akan tetapi, seringkali kita yang berusaha meniru Allah malah menampakkan wajah garang, karena kegelapan dosa menguasai hati kita. Ketika Kristus Sang Terang itu datang, kita dimampukan untuk melihat siapakah Allah kita sesungguhnya sekalinis umntik mencerminkan kebaikan dan cinta Allah

You May Also Like

Menghindari Akhir Hidup Yang Sia-Sia ‘Kutak mau hidup percuma, tiada artinya

Tolong ‘ku giat Tuhan, gunakan tiap waktu Menyenangkan hati Tuhan, inilah doaku…

Disucikan untuk Beribadah kepada Allah yang Hidup

Apakah Anda pernah mendengar soal benda atau tempat yang disucikan? Benda atau…

S1 Percayalah! Yohanes 20:19-31

Malam itu sunyi. Para murid berkumpul dalam ruang terkunci, jantung mereka berdegup…