Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum” (29:18).

Bila kita memperhatikan permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam hidup, bukankah banyak masalah terjadi karena tidak melibatkan Tuhan dalam hidup ? Tidak ada Wahyu maka liarlah rakyat.

Bila setiap pribadi yg punya masalah mau melibatkan Tuhan, mau memohon Wahyu Allah agar menuntun dalam menyelesaikan masalah yg ada dan bersedia untuk hidup seturut dengan suara Allah, saya yakin masalah rumah tangga akan lebih mudah untuk diselesaikan.

Banyak anak-anak tidak lagi hidup menurut firman Tuhan karena kurangnya “Wahyu” dalam pendidikan anak-anak dan pengaruh lingkungan yang tidak lagi memperhatikan kehendak Allah.

Wahyu adalah suara Allah yg mengingatkan, mengoreksi agar umat-Nya hidup dalam kebenaran.

Sebagai pendidik janganlah kita hanya mengajarkan ilmu supaya anak didik kita pintar, tetapi kita perlu untuk menyuarakan Wahyu Allah dalam diri anak-anak didik, agar hidup menurut firman Allah.

Sebagai orang tua jangan hanya memberikan harta yang bersifat materi tanpa meninggalkan warisan rohani, tanpa mengajar anak-anaknya tentang firman Tuhan.

Lingkungan memang memiliki pengaruh yang besar dan bisa berakibat buruk, tetapi perhatikan bagaimana tanggung jawab kita selaku orangtua atau pendidik untuk menanamkan Suara Allah dalam hidup anak-anak kita , memberikan firman Tuhan sebagai bekal mereka agar anak-anak hidup berkenan kepada Tuhan!
Tuhan memberkati

Leave a Reply
You May Also Like

Ayub dan Para Sahabatnya Penghibur Sejati VS Penghibur Sialan

“Sudah jatuh terjepit eskalator”, itulah Ayub. Dirinya menderita lahir batin,  sahabat-sahabatnya datang…

Diberi Berbeda Agar Saling Memperlengkapi

Efesus 4:1-16   Kelima jari yang kita miliki, memiliki nama, bentuk, dan…

Berbela Rasa Pada Semua

Berbela rasa adalah sebentuk sikap yang digerakkan oleh empati, turut merasakan pergumulan…