Pemahkah saudara merasakan sebagai orang yang dikasihi dan diperkenan? Tentu akan merasa bahagia karena kasih dan perkenanan seseorang pada diri kita memberikan pengakuan, rasa bemilai, dan kehangatan emosional. Orang yang merasa dikasihi oleh orang lain mungkin merasa berterima kasih atas perhatian, kesetiaan, dan dukungan yang mereka terima. Ini bisa menjadi perasaan yang kuat karena merupakan ungkapan apresiasi terhadap kasih sayang yang diberikan. Dan inilah sebenarnya relasi yang terjadi antara orang yang mengasihi dan dikasihi.

Relasi antara Yesus dengan sang Bapa begitu indah: “Inilah Anak-Ku yang kukasihi, kepadanya Aku berkenan”. Perhatikanlah 2 kata….: Kukasihi dan berkenan. 2 kata ini merupakan energi yang luar biasa dalam membangun relasi. Ketika seseorang dikasihi, baginya adalah kekuatan, arti terbesar dalam hidup, kebahagiaan, kenyamanan, dan sukacita penuh. Apalagi ditambah dengan berkenan yang artinya diterima penuh, seutuhnya, tanpa embel-embel, dengan ketulusan serta mempercayainya.

Pengakuan itulah yang mendahului karya dan pelayanan Yesus dalam setiap misi kehidupan yang diemban-Nya. Kasih dan perkenanan Sang Bapa membuat Yesus begitu taat, setia, disiplin yang dalam kesemuanya itu bukan didasarkan pada pengawasan, sanksi, peraturan atau paksaan. Namun ketaatan Yesus adalah ketaatan yang didasarkan pada cinta yang penuh dengan | sukacita. Adakah kita telah menjadi orang yang dikasihi

You May Also Like

Gereja Dalam Keluarga, Keluarga Dalam Gereja

“Gereja bukanlah gedungnya dan bukan juga menaranya. Bukalah pintunya, lihat di dalamnya.…

PAK . (49) 0410070 mail : gkipeterongan@gmail.com Vebsite : www.gkipeterongan.org Lebih Dari Mujizat

ng Anda harapkan ketika mengikut Tuhan Yesus: mendapatkan ugas dari-Nya? Sebagian besar…

Partisipasi Yang Sempurna

Ada sebuah konsep pemikiran yang disebutkan dengan Deus otiosus yakni sebuah konsep…