Ada keluarga dengan empat anak laki-laki. Anak pertama disuruh pergi melihat pohon yang ditanam ayahnya pada musim gugur. Pulang dengan laporan bahwa pohon itu jelek, layu, kering. Anak kedua disuruh pergi melihat pohon yang sama pada musim dingin, pulang dengan laporan, bahwa pohon itu parah, tidak ada daunnya sama sekali. Anak ketiga pergi pada musim semi, pulang dengan laporan pohon itu segar, indah, mulai ada kuncup bunga. Dan anak ke empat pergi pada musim panas, pulang dengan laporan pohon itu sangat indah, daunnya banyak, juga banyak bunga dan buah. Keempat anak itu berbeda pendapat. Sang ayah lalu berkata: “Pendapat kalian benar, hanya saja melihatnya sewaktu berbeda. Mulai sekarang, jangan pernah menilai kehidupan hanya berdasarkan musim.”

Yohanes menasihati rumah tangga Kristen yang hidup dengan

berbagai musim (1 Yohanes 4:7-12).

“ Cinta kasih sebenarnya sudah ada sejak kita lahir. Karena kasih itu berasal dari Allah. Setiap orang yang mengasihi lahir dari Allah dan mengenal Allah. Seharusnya sebagai orang percaya kita lebih paham daripada mereka yang belum kenal Tuhan Yesus.

“ Kasih itu selalu ada di tengah-tengah kita. Allah adalah kasih, menghadirkan kasih dalam keluarga sama dengan memperkenankan Allah bekerja dengan kuasa-Nya di tengah- tengah rumah tangga kita. Apakah kita sudah melakukannya walaupun kita hidup dalam musim yang bisa setiap kali berubah.

“ Dimana ada kasih, di sana akan ada damai sejahtera Allah. Apapun musimnya, dalam suka dan duka, sehat maupun sakit, kelimpahan atau kekurangan Allah tetap memelihara kehidupan kita.

Jangan melihat musim yang berbeda menjadi masalah. Lihatlah betapa indahnya Allah memelihara hidup kita

dengan kasih-Nya. (AGP) an . v

You May Also Like

Kepemimpinan Kristen (1) Yosua 3:7-17 Pergantian Kepemimpinan

“Susi Pudjiastuti cuma lulusan SMP. Mana mampu jadi Menteri Kelautan dan Perikanan?”…

Semua Karena AnugerahNya

John Newton lahir di London 1725 dari seorang ibu Kristen Puritan dan…

Roh Kudus seringkali menjadi polemik dalam kehidupan. gereja-gereja maupun

| Roh Kudus Memulihkan Dan Mempersatukan percaya. Ia menjadi begitu fenomenal manakala…

Merayakan Rumah Allah, Merayakan Kehidupan Bersama

1 Raja 8:22-30, 41-43    Bacaan I kita kali ini menceritakan mengenai…