00 Hari ini kita memperingati hari lahir sinode kita, Gereja Kristen Indonesia (GKI). Sinode yang berasal dari penyatuan tiga sinode yang berbeda: GKI Jabar, GKI Jateng, dan GKI Jatim yang terjadi
00 pada 26 Agustus 1988 yang lalu. 35 tahun sudah kita menjalani
30 derap langkah bersama-sama sebagai 230 jemaat yang tersebar
30 dari Kepulauan Riau sampai Bali.
Namun, yang perlu kita renungkan saat ini ialah, sudahkah kita sungguh-sungguh menjalankan peran kita sebagai gereja. Perenungan firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa pertama-tama, sebagai gereja kita harus sungguh-sungguh bersekutu satu dengan yang lain. Roma 12:1-8 mengajak kita untuk menyadari keberagaman yang kita miliki dan bagaimana kita mengelolanya. Kita perlu menguasai diri dan saling melayani dalam hidup bersama.
Selanjutnya, kita diajak untuk bermisi. Persekutuan kita tidak hanya berhenti pada merawat persekutuan itu sendiri, tetapi juga bergerak keluar mengerjakan misi Kerajaan Sorga. Ada berita damai sejahtera bagi bangsa-bangsa dari Allah yang perlu kita sampaikan melalu kata dan perbuatan kita, seperti yang diungkapkan dalam Yesaya 51:1-6. Tetapi, satu hal diingatkan
egala hal “baik yang bisa kita enakan setiap pesan damai
Li gan
itu “Allah yang menyatakannya kepada kita. Persis seperti yang diingatkan oleh Yesus kepada Petrus dalam Matius 16:13-20. Di atas kesadaran inilah, Tuhan Yesus mendirikan jemaat-Nya.
Wahai GKI, teruslah berderap satu menjadi persekutuan yang
(23 misioner. (XND) s2