00 Bayangkan dirimu berada di tengah hutan, atau gurun, dan kau tidak tahu arah. Kau tersesat! Ketakutan semakin menyelubungi, kengerian menghantui. Kau menjadi cemas, panik, pandangan mengabur. Kau bisa melangkah ke mana saja tapi kakimu kaku. Kau membeku dalam keputusasaan. 00 Lalu seseorang datang, hendak menolongmu keluar dari 30 tempatitu.

Dia berjalan di depanmu.

Jejak-jejak kaki yang ditinggalkannya di tanah merah, di tanah berpasir, kelak menjadi tempat langkahmu berjejak. Jejak-jejak kakinya, menjadi jalan bagimu.

Itulah yang dirasakan oleh Pemazmur. Dalam perjalanan hidup bangsanya, ia tahu bahwa Tuhanlah yang menunjukkan jalan.

Jejak-Nya memberi tahujalan mana yang harus diambil, apa yang harus dikerjakan, supaya tidak jatuh pada kebodohan. Jejak-Nya pun mengubah arah: dari kebingungan menuju pada kepastian, dari ketakutan menuju pada ketentraman, dari keputusasaan menuju pada pengharapan.

Kala Tuhan berjejak di hadapan Elia, hidupnya berubah.

8) Musa

Manusia dan seluruh ciptaan diselamatkan.

Nya di depanmu, berjalaniah, dan melangkahlah dalam perubahan. (XND)

s2

You May Also Like

ndh Berpegang pada Firman yang Kekal

Berpegang pada firman Tuhan, mengapa harus dilakukan umat Tuhan? Saat ini kita…

Gif tengah : re ROFESIO Cinta Dalam Hidup Pernikahan

CINTA hanya terdiri dari 5 (lima) huruf tapi kata yang satu ini…

Keluarga yang Mengalami Pertumbuhan

Mendengar jawaban Yesus, ‘Siapakah ibu-Ku? Dan siapakah saudara- saudara-Ku? Sepintas sepertinya tidak…