Ada seorang pendeta yang memarahi jemaatnya yang adalah seorang pemabuk dan berkata : “Joni, wiski merupakan 00 musuhmu yang terbesar, jauhilah sedapat mungkin.” Tetapi Joni menjawab: “bukankah dalam khotbah, bapak mengatakan bahwa kita harus mengasihi musuh? Dan saya telah menuruti apa kata bapak.” Itulah manusia yang seringkali ingin membenarkan setiap perbuatan dari kebiasaan-kebiasaan 00 buruk, hingga pada akhirnya yang terjadi adalah keinginan dan 30 hawa nafsu dari diri sendiri. 30

30

00

Terhadap jemaat di Galatia, Paulus ingin memperlihatkan dan mempertentangkan 2 prinsip kehidupan yang tidak dapat dikombinasikan ataupun dikompromikan. Kedua prinsip itu adalah hidup menurut daging dan hidup menurut Roh. Kutub pertama adalah : keinginan daging : sarks (hawa nafsu yang rendah). Sarks ini bermuara pada keakuan dan egoisme. Kutub kedua adalah keinginan Roh. Merubah pengaruh tarikan dari daging menuju Roh bukanlah hal mudah yang dapat dilakukan dalam sekejap dan membalikkan telapak tangan. Ini semua dilakukan terutama dengan kemauan dan penyerahan pada Roh Kudus. Ada suatu perlawanan yang terus menerus (menyalibkan daging).

Apa yang terjadi ketika kita hidup dalam tarikan kutub yang ada pada prinsip hukum tabur tuai, yaitu bahwa apa yang kita tabur akan menentukan apa yang kita tuai. Dengan menerapkan prinsip ini, yaitu menabur dalam Roh, maka kita dapat mengalami pertumbuhan spiritual, menerima berkat spiritual, dan menikmati hubungan yang lebih dekat dengan Tuhan. Marilah kita hidup dalam Roh. (JS)

84

You May Also Like

PAK . (49) 0410070 mail : gkipeterongan@gmail.com Vebsite : www.gkipeterongan.org Siapakah Raja Kemuliaan? Mazmur 24, Efesus 1:3-14

emulai ibadah dengan menyanyikan PKJ 9 yang berisi tentang ‘g Maha Esa.…

Dari Lembah, Aku Direngkuh

Saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus, sesungguhnya tidak ada seorangpun di antara…

1 Kerendahatian Membuka Pintu

Persahabatan Ada orang yang sulit berteman sehingga tidak punya banyak teman. Bisa…