Waktu saya kecil, orang tua pernah bilang ke saya supaya hati-hati saat makan jeruk agar bijinya tidak ikut tertelan, sebab bila tertelan nanti bisa tumbuh pohon jeruk dari dalam tubuh. Tentu saja itu kalimat candaan untuk menggoda saya yang masih kecil. Namun karena saya belum punya pengetahuan yang cukup, saya pun bingung menyikapinya. Kalimat itu terdengar aneh tidak masuk akal, tapi juga terasa benar. Sampai akhirnya suatu kali benar-benar ada biji jeruk yang tertelan melalui mulut saya. Saya pun panik dan takut kalau benar-benar ada pohon yang bisa tumbuh dari dalam perut saya. Melihat kecemasan saya, maka orang tua pun memberikan penjelasan yang benar mengenai proses pertumbuhan pohon. Saya pun lega, sekaligus malu hehehe….

Karena keterbatasan kita, sering kali ada hal-hal yang tidak kita ketahui atau tidak bisa kita pahami dengan cepat. Tentunya itu hal yang wajar. Maka sikap terbaik atas ketidakpahaman kita adalah kesediaan untuk belajar dan terbuka pada penjelasan-penjelasan yang diberikan. Jangan malah mengeraskan hati dan merasa pengetahuan kitalah yang paling benar. Sikap tersebut justru menyeret kita pada kebebalan dan kehilangan peluang untuk mengerti jalan yang benar.

Saat orang-orang Farisi mengetahui bahwa ada seorang yang terlahir buta namun kini dapat melihat, mereka menginterogasinya perihal bagaimana ia bisa sembuh. Orang itu menjelaskan bahwa Yesuslah yang menyembuhkannya dan memberi tahu bagaimana cara Yesus menyembuhkan. Tetapi para Farisi itu tidak mau percaya dengan penjelasan tersebut dan malah mempertanyakan keabsahan Yesus dalam melakukan tindakan penyembuhan itu. Karena kekerasan hatinya, mereka gagal untuk melihat kebenaran di dalam diri Yesus. Sedangkan orang yang tadinya buta justru mampu mempercayai Yesus, katanya, “Aku percaya, Tuhan!” Lalu ia sujud menyembah-Nya (Yohanes 9:38). Mari kita melembutkan hati untuk selalu belajar dari apa yang diajarkan dan dikerjakan oleh Tuhan Yesus, agar kita semakin mengenali-Nya dan senantiasa hidup dalam kebenaran. (RKG)

You May Also Like

Kuasa : Menindas atau Memberkati ?

Bila kita melihat realitas soasial yang terjadi ternyata teridentifikasi bahwa setiap orang…

Menghadirkan Kristus Dan KasihNya Bersama-Sama

Pernahkah anda amati cara hidup angsa? Bila musim berganti, biasanya kawanan angsa…

Persekutuan Yang Mengubahkan

“Orang Kristen kok begitu?” Kalimat ini mungkin pernah tertangkap telinga kita saat…