Hospitality (keramahan) dalam dunia perbankan memiliki peranan penting bagi nasabah, karena pelayanan dari seluruh pegawai bank 00 tersebut akan sangat mempengaruhi persepsi nasabah terhadap bank itu secara keseluruhan. Oleh sebab itu dari waktu ke waktu service terhadap para nasabah selalu ditingkatkan ke arah excellent 00 (service excellence).
Demikian juga yang dilakukan oleh Maria dan Marta dalam menyambut Yesus sebagai sahabat yang masuk dalam rumah 00 mereka. Hospitality Marta tidak diragukan lagi, ia melakukan yang 30 terbaik dari sisi praktis fisik/ jasmaniah sebagai yang utama. Oleh 39 Sebabitu tidaklah mengherankan bila serangkaian penyajian hidangan sebagai tugas yang harus diselesaikan. Sedangkan hospitality Maria berbeda dengan Marta. Maria duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya. Maria memprioritaskan hubungan pribadi dengan Yesus dan kerinduannya akan ajaran-Nya.
Baginya, kehadiran Yesus adalah kesempatan emas untuk belajar dan menerima Firman. Ada perbedaan prioritas antara Maria dan Marta. Marta memprioritaskan “melakukan” untuk Yesus, sedangkan Maria memprioritaskan “berada” dengan Yesus dan mendengarkan- Nya.
Yesus menegaskan bahwa meskipun pelayanan (dengan totalitas) itu penting, akan tetapi hubungan pribadi dengan Tuhan dan mendengarkan Firman-Nya adalah yang utama dan tidak boleh diabaikan.
Kedua sikap ini sebenarnya sama-sama baik, namun Yesus menekankan bahwa ada hal yang lebih utama. Idealnya, kita bisa menggabungkan keduanya: melayani dengan giat (seperti Marta) tetapi dengan hati yang berpusat pada Tuhan dan mendengarkan- Nya (seperti Maria). Gabungan dari kedua model ini bisa melampaui
service excellence karena melibatkan hati yang adalah pusat dari 86 man IM