Adakah kondisi tertentu yang membuat kita berpikir bahwa jika seseorang mengalaminya, hidupnya adalah berita buruk bagi dunia? Misalnya, kegagalan bertubi- tubi dalam waktu yang lama, atau penyakit yang tidak kunjung sembuh meski sejak lama telah diobati, atau kekurangan dalam berbagai aspek hidup.
Pada masa lalu, salah satu kondisi yang dipandang sebagai berita buruk adalah ketika seseorang menyandang disabilitas. Masyarakat memandangnya sebagai hukuman dosa. Para murid pun bertanya kepada Yesus, dosa siapa jika seseorang tidak bisa melihat sejak lahir? Yesus menjawab, bukan tentang dosa siapa, melainkan orang ini pun bisa dilibatkan dalam karya Allah bagi dunia. Seorang yang hidupnya dipandang sebagai berita buruk oleh dunia, dipandang oleh Yesus sebagai orang yang berharga untuk diikutsertakan dalam misi Allah. Semua pernyataan ini terjadi sebelum Yesus membuatnya bisa melihat. Artinya, yang utama bagi Yesus bukan hanya agar orang itu bisa melihat, melainkan agar hidupnya dipulihkan seutuhnya dalam penerimaan dan kesetaraan.
Sebagai murid Tuhan di masa kini, tinggalkan cara pandang yang menghakimi terhadap sesama yang sedang berjuang untuk hidupnya, apapun kondisinya. Kita diutus untuk menghargai setiap perjuangan, menerima dan mendukung sesama kita. Dengan demikian, kita menyatakan pekerjaan Allah yang merangkul setiap orang dan mengajak mereka ikut dalam misi kasih-Nya bagi dunia.? (HAS)