Yesaya 63:7-9: Ibrani 2:10-18: Matius 2:13-23

ulis, “Sebagai manusia normal, kita setuju bahwa kesetiaan ari pasangan hidup yang setia, pegawai yang setia, bahkan g setia. Namun bukankah kesetiaan penting selama hal itu Kita mengharapkan orang lain setia, tetapi kita sendiri belum jika itu tidak menguntungkan kita.”

ca kelanjutan kisah kelahiran Yesus. Kisah kejamnya manusia yang berwujud dalam inkarnasi Kristus. Raja Herodes yang h, terancam, dan akhirnya bertindak sangat kejam. Melampaui erasa ditipu para majus, dan merasa tahtanya terancam oleh , dengan enteng diperintahkannya tentara membantai semua a tahun di Bethlehem dan sekitarnya (Mat 2: 12, 16). Sejarah alah raja yang brutal dan paranoid. Dia membunuh bapak diantara sepuluh istrinya, bahkan anak-anaknya. Siapapun m kekuasaannya akan dihabisi!

n apa yang dihadapi oleh nabi Yesaya ketika ia menubuatkan ah akan datangnya Mesias. Bangsa Israel waktu itu sangat jalankan dengan motif yang manipulatif – syarat semata, tanpa im hidup sesehari. Bahkan ketika terpojok, tidak segan mereka hadap bangsa tegar tengkuk ini, apakah kasih setia Allah akan lah menjanjikan tindakan nyata: Ia sendiri akan turun untuk enebus mereka! Terpujilah Allah karena kasih setia-Nya tidak

Ijud dalam inkarnasi Kristus, yang turun ke dunia, menanggalkan id dalam manusia fana yang ringkih agar Ia dapat merasakan bbaan seperti kita. Dengan cara itu, Ia dapat jadi pengantara, untuk penebusan kita, agar kita dapat memanggil Allah sebagai dup kekal bersama-Nya (Ibr 2:10-18).

ukan? Tanpa ragu Yusuf taat membawa keluarganya mengungsi yula Yusuf taat membawa pulang keluarganya ke tanah Israel

You May Also Like

Menyuarakan Kebenaran

Budaya risih atau perasaan “sungkan” seringkali membuat kita enggan untuk menegur seseorang…

Kristus Raja

s adalah Raja. Sejak Dia lahir, Raja Herodes ketakutan tersaingi, karena para…