e penulis buku, “Pekerja Kristus’ menulis, ‘Kita tidak perlu takut 1, kita harus mencurahkan kasih, uang dan segala sesuatu yang na sekali tidak memenuhi syarat sebagai orang-orang percaya hanya menggunakan iman kita untuk memenuhi kebutuhan diri engulurkan tangan untuk memberi kepada orang-orang lain yang

ng bagi orang-orang percaya saat berusaha memenuhi veriman dan yakin Tuhan membukakan jalan dan memenuhi saat ingin memberi menimbang-nimbang karena kuatir akan yannya di hari esok. Akibatnya mematikan kemajuan-kemajuan 1 menerima tanpa memberi pastilah akan menuju stagnasi. 1 itu lazim. Semua orang bisa melakukannya termasuk mereka an. Tetapi memberi dari kekurangan tak banyak orang yang bisa mereka yang benar-benar mengerti kehendak, pengorbanan dan menggantungkan hidup sepenuhnya kepada-Nya yang senang

nula misalnya mereka mencukupkan satu dengan yang lainnya rang pun yang hidup dalam kekurangan. Iman mereka kepada | dan bangkit, mendorong mereka juga untuk berbagi terhadap ka. Sekarang lihatlah di jemaat kita apakah hal itu terjadi? Kita at yang hidup dalam kepapahan dan kekurangan. Bahkan di ih tersaji di depan mata.

‘ah hati dan berbagilah! Betapa pun kecilnya penghasilan kita, kita . Memberi tanpa meragukan pemeliharaan Tuhan. Sebab dalam 1 mereka yang memberi. Seperti janda miskin yang memberi dari inlah mereka yang memercayai Allah harus bertindak. Memberi cukannya berarti ketidaktaatan. Tuhan Yesus berkata, Hendaklah a seperti Bapamu adalah murah hati’ (Luk 6:36). Murah hati itu eri tanpa motif apapun. Sekali lagi, murah hati dan berbagilah agai gaya hidup kita. -PRB-

You May Also Like

Keluarga yang Bersedia Bertobat

Beberapa waktu yang lalu kami membawa anak kami ke psikolog dengan maksud…

Dipanggil Untuk Mengikut Yesus

Beberapa waktu yang lalu saya mendengar kisah tentang seorang dokter yang karena…

Adven 4

22 Desember 2013 Iman Datang, Ketakutan Hilang Yesaya 7:10-16: Roma 1:1-7: Matius…