1 berkembangnya zaman, berkembang pula pemakaian bahasa. dan ilmiah, tapi yang gaul dan berkesan lucu-lucuan juga banyak a tahun yang lalu muncul bahasa gaul ala Debby Sahertian, lalu asa alay hingga bahasa kontroversial ala Vicky Prasetyo. Banyak untuk memunculkan istilah-istilah baru yang asyik didengar nd. Sebut saja “sakitnya tuh di sini”, “maju mundur cantik”, “cabe- ya. Semakin sering istilah itu diingat dan digunakan masyarakat, ncetus akan semakin populer. akan alat komunikasi. Dengan bahasa, kita bisa menyampaikan Selain itu, bahasa juga mempersatukan banyak orang. Nah, gat mengerti dan memperhatikan hal ini. Oleh karena itulah Ia sebagai manusia, supaya Ia bisa berbahasa dan menyampaikan a. Sepanjang zaman Allah terus berbicara kepada manusia, uga mengerti akan kehendak-Nya. Maka Ia perlu turun menjadi aahasa sama dengan kita, supaya manusia mengenal Dia, serta dan rencana-Nya bagi dunia ini. iya, bahasa yang disampaikan-Nya adalah bahasa yang penuh ng Ia katakan dan ajarkan bukan kata-kata klise tanpa makna, h dengan trend, melainkan kata-kata yang mengandung kuasa, Jan penuh wibawa. Kata-kata penuh kuasa inilah yang membuat unduk kepada-Nya, serta membuat manusia takjub dengan apa (Mrk 1 : 21-28). Namun semuanya itu Dia lakukan bukan untuk nelainkan demi kepentingan manusia. Yesus mengusir setan ukan supaya hidup orang tersebut dipulihkan. Ia memberikan da dengan para pemuka agama pada waktu itu supaya manusia h Allah yang sejati. Semuanya itu Tuhan Yesus lakukan agar shendak-Nya, percaya kepada-Nya, hingga akhirnya menerima dari-Nya. Bagaimana dengan kita, apakah kita percaya pada 1 nada kata-kata (fiman-Nva) sehingga kita Mam Mmendimani

You May Also Like

Dapatkah Bersukacita? – Ketika Derita dan Dilema Melanda –

Minggu Adven ketiga dikenal sebagai Minggu Sukacita. Namun sering kali sukacita justru…

Belas Kasih Allah

Seorang pengemis duduk di depan gereja, tetapi kemudian ikut masuk ke dalam…

PAK . (49) 0410070 mail : gkipeterongan@gmail.com Vebsite : www.gkipeterongan.org Menghidupi dan Mewariskan Iman

ja tidak mau ke gereja lagi,” keluh seorang ibu pada pendetanya. karena…