ja tidak mau ke gereja lagi,” keluh seorang ibu pada pendetanya.
karena anaknya lebih memilih pergi dengan teman-temannya ereja. Pengaruh teman yang tidak seiman memang sangat pa, bahwa sejak kecil dia kurang mendorong anaknya untuk naknya lebih suka diikutkan lomba lukis, konser, dan kegiatan daripada datang ke Sekolah Minggu. Dari situ anaknya belajar isi lebih penting daripada beribadah kepada Tuhan. Kini setelah sa untuk mementingkan hal lain di luar Tuhan.
erisi perintah Tuhan kepada seluruh umat agar selalu mengingat an Tuhan. Di ayat 7 difirmankan, umat “harus mengajarkannya 1 anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk. baring, dan bangun.” Itu artinya, di tiap kesempatan, firman jarkan kepada anak-anak. Di ayat 9 ditambahkan “dan haruslah a pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.” lum anak-anak keluar dari rumah, mereka bisa membaca dan nan Tuhan. Perintah Tuhan diberlakukan begitu ketat, karena akan dihadapi umatNya. Begitu keluar dari lingkungan Israel, a lain yang tidak mengenal Tuhan akan menjadi godaan yang an “tidak mau kecolongan.”
terjadi kepada anak-anak kita saat keluar dari lingkungan ang buruk, penyalahgunaan teknologi, pengaruh budaya dan jadi godaan yang sangat hebat bagi mereka. Apabila anak nnya sejak dini dengan ketat, akan banyak celah terbuka bagi angtua harus tekun dan konsisten dalam pengajaran firman nak takut akan Tuhan dan hidup di jalan yang benar. Iman kita warisan terbaik yang dapat dinikmati secara kekal oleh anak-