? Apa mungkin? Yah, sepertinya gosip merupakan sesuatu hal masyarakat kita, sehingga dengan mudah menjadi lahan empuk ihat saja acara-acara di pagi hari waktu prime time. Sebelum s, disuguhkan dengan beragam berita mengenai berita artis. ‘enikah, selanjutnya siapakah artis yang akan bercerai? Berlanjut ing akan beristirahat, kembali disuguhi dengan berita artis, dan torang mulai siap-siap pulang kerja kembali berita tentang gosip arti obat saja yang harus tiga kali dalam sehari, karena gosip ….. alau bagaimanapun bentuknya, dengan balutan acara menarik g atraktif, gosip tetaplah gosip. Artinya menggunjing. Oleh sebab samaan dan menjaga kualitas dalam persekutuan di tengah- ang sudah mendarah daging, bukan merupakan persoalan yang
letak pada apa yang dipikirkannya, dikatakannya dan apa yang yang berpikiran jernih, jujur, peduli pada sesamanya, penuh Ik dari apa yang dilakukannya dan dampak yang dihasilkannya. sungguhnya membuat kualitas suatu hidup kebersamaan dalam egitu indah. Maka ketika ada di antara individu/ sesama kita u kesalahan, Yesus mengatakan: “Tegorlah dia dibawah empat mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan……Jika rkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat.” persekutuan yang berkualitas. Namun masih ada satu lagi arus kita hadapi dalam menjaga hubungan kebersamaan ini dengan budaya sungkan, suatu keadaan di mana seseorang sgan untuk menegur atau mengoreksi seseorang. Dan biasanya ang memiliki perasaan ini maka muncullah pembicaraan atau ng orang tersebut, hingga muncullah apa yang disebut dengan
| relasi dalam kebersamaan dari sebuah persekutuan menjadi ta bangun sikap hidup yang positif dalam cara berpikir, cara
Be GENRE AN Nat AR pa ONE NP BRG,