Salib lusuh berhiaskan darah suci berkilau

Kalau lihat tangan-Nya, terpakulah Keduanya terentang bukan menantang Seperti gembala yang memanggil pulang Kawanan domba jingkrak dan kambing hitam yang berjalan terseok-seok di belakang

Sebuah puisi yang saya beri judul “Raja Itu” menjadi refleksi buat kita dalam menyambut Hari Raya Kristus Raja. Mengingatkan akan keberadaan Kristus sebagai Raja yang berbeda dari raja-raja pada umumnya, khususnya berbeda dari para pemimpin umat di zaman Yeremia. Kristus adalah Raja yang menggembalakan dalam kasih dan kerendahan.

Semua ini diperhadapkan bagi kita semua, adakah kita bersedia meneladani Yesus Kristus Sang Raja kita? Adakah kita juga bersedia datang, sebagai domba gembalaan-Nya yang senantiasa berlindung dan berharap pada-Nya? Selamat merayakan Hari Raya Kristus Raja, Tuhan Sang Raja beserta kita sekalian. (CPH)

You May Also Like

Berhenti di Hari Sabtu

Apa jadinya jika kisah Paska berhenti di hari Sabtu? Di dalam tradisi…

Iman Yang Berharap Kepada Allah

Kej 15:1-16, Ibr 11:1-3, 8-16, Luk 12:32-40 Apa yang kita butuhkan untuk…

Kehadiran Tuhan Memberi Kehidupan “Tahun baru, semangat baru!” Sebuah ungkapan berisi dukungan yang ditujukan

il si penerima salam, namun sesungguhnya juga bagi si pengirim salam itu…