Diantara banyak anak yang pernah bertemu Presiden Jokowi dan ditanyai cita-citanya, ada seorang anak yang cukup viral di medsos. Anak itu menjawab kelak akan menjadi pendeta. Dan Presiden Jokowi tertawa heran. Anak ini termasuk penerus generasi gereja masa depan. Pelayanan intergenerasi sudah ada sejak zaman Tuhan Yesus, bahkan Tuhan sangat peduli kepada anak-anak (Mat.18:6). Dalam kisah Yesus memberi makan kepada lima ribu orang (Yoh. 6:1-14), kita membaca tentang pelayanan intergenerasi. Apa yang harus kita perhatikan ? “ Jangan meremehkan anak. Anak kecil ini sangat “Pe De” berada diantara kerumunan banyak orang dewasa, 5000 orang laki-laki belum termasuk perempuan. Anak ini agaknya mengikuti Yesus dari pagi sampai malam (Mat. 14:15). Pasti ada yang menarik dalam Diri Tuhan Yesus dalam pikiran dan pandangan anak ini. Pelayanan yang menarik dan penghargaan terhadap kehadiran anak akan menumbuhkan penerus generasi pelayan gereja masa depan. “ Bekal yang menjadi berkat. Seorang anak biasanya mendapat bekal dari orangtua nya, dalam hal ini ibu yang peduli. Anehnya, sampai menjelang malam, bekal itu masih dimilikinya. Peran orangtua dalam menyiapkan alih generasi masa depan gereja sangat dibutuhkan. Tanpa bimbingan rohani dari orangtua dan mereka yang lebih dewasa dalam iman, tidak mungkin anak tertarik kepada hal-hal yang rohani. Iman dan ilmu harus berjalan seimbang. Gereja masa depan harus dipersiapkan sekarang! “ Jadilah pengikut Yesus yang peduli kepada semua orang. Murid-murid peduli melihat orang banyak yang terus mengikuti Yesus sampai menjelang malam. Jangan sampai kenyang rohani, tetapi lapar perutnya. Andreas, murid Yesus jeli melihat seorang anak yang masih membawa bekal, lalu dimintanya dan diserahkan kepada Tuhan Yesus. Anak itu pasti gembira karena untuk Tuhan. Pelayanan intergenerasi harus dimulai dari orang-orang yang memiliki hati yang mengasihi Tuhan dan peduli kepada sesamanya. Amin. (AGP) Bekal Rohani Dimulai Dari Rumah, Menyebar Ke Persekutuan, Manguhah Hidin Untuk Malavani Dan Barhani Kanada Sama Orana
You May Also Like
Bersyukur Sebagai Sikap Iman
Ada banyak alasan bagi seseorang untuk mengucap syukur? Ada orang bersyukur karena…
- Pdt. Tomo Andreias
- 16 February 2013
A7 ar 201 Dipanggil Untuk Mewujudnyatakan Ibadah Yang Berkenan Kepada Allah
Taj Mahal adalah salah satu warisan dunia yang sangat mengagumkan. Terletak di…
- GKI Peterongan Admin G-Min
- 24 August 2014
A Dipelihara Dalam Kebenaran Banyak yang malah Sama Tuhan marah marah Karena datang Mala Dan Mara dalam hidupnya Entah itu malapetaka Atau marabahaya Atau tidak marah marah Tapi malah pakai kata Yang kesannya mulia Tapi malah makin parah Mereka bilang, “ini cobaan” Padahal Tuhan tak pemah mencoba, kan? Yang coba buat susah malah keinginan Di luar itu, ya tantangan Atau pergumulan, Resiko menghidupi kebenaran Sang Maha malah pelihara Mereka yang hidupnya terus dijaga
Ikut yang baik dan benar sampai paripurna Tak mau Yang Empunya Umat…
- GKI Peterongan Admin G-Min
- 12 May 2024
Menghindari Akhir Hidup Yang Sia-Sia ‘Kutak mau hidup percuma, tiada artinya
Tolong ‘ku giat Tuhan, gunakan tiap waktu Menyenangkan hati Tuhan, inilah doaku…
- GKI Peterongan Admin G-Min
- 31 July 2016