Novel berjudul, “Kekuatan Harvey York untuk Bangkit’ berkisah tentang keluarga bangsawan kaya yang dimiskinkan oleh lawan- lawan bisnisnya yang tak lain adalah keluarga dekatnya. Harvey adalah pewaris dari bangsawan itu harus tinggal menumpang di salah satu keluarga di pinggiran kota. Ia dinikahkan dengan cucu dari keluarga itu tapi ia tak pernah tinggal sekamar dengan istrinya. Ia bekerja sebagai tukang pel, tukang masak dan tukang cuci kaki mertuanya. Ia dikenal sebagai menantu yang tinggal menumpang dan hidup beberapa dollar setiap hari dari istrinya.

Suatu hari ia mendapat kabar dari bank bahwa uang yang pernah diinvestasikannya pada sebuah perusahaan emas, berkembang menjadi triliunan dollar. Meski demikian ia tetap hidup sebagai menantu menumpang yang dihina dan dipermalukan setiap hari oleh keluarga istri dan mereka yang ditemuinya. Ia tetap sederhana dan memakai pakaian yang dibelinya dari pinggir jalan. Tapi diam-diam ia mengatur strategi untuk mengambil semua bisnis besar di negaranya. Ia berhasil melakukannya meski tak mudah jalannya. Menariknya ia tetap memilih hidup sebagai suami tinggal menumpang yang tidak sekamar dengan istrinya, menjadi tukang pel, tukang masak dan tukang cuci kaki mertuanya.

Hidup kita mungkin tidak sedramatis dengan kisah fiksi dalam kisah Harvey namun kenyataannya kita tak lepas dari kesulitan hidup. Setiap hari kita diperhadapkan pada dilema. Hidup nyaman dan menyimpang dari kebenaran atau hidup dalam kebenaran meski harus menderita. Tak banyak orang yang mau merendahkan diri terlebih jika seseorang itu kaya dan berkuasa.

Tetapi orang percaya seharusnya tidaklah demikian, kita harus hidup dalam kebenaran dengan hati yang murni, lemah lembut, rendah hati, bertanggung jawab dan penuh hormat seperti yang Kristus lakukan. Sebab adalah lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat. (PRB)

You May Also Like

Gereja yang Melayani

Tuhan Yesus berkata, “Kalau engkau mengadakan pesta perjamuan, jangan mengundang orang-orang yang…

Hari Tuhan : Berkah Atau Celaka?

Di dalam Alkitab, untuk menyebutkan tentang akhir zaman digunakan juga istilah hari…