Bersama mereka yang disentuh oleh kasih Bapa? Di tengah, di atas,
Diangkat semakin mendekat
Dipulihkan supaya beroleh selamat
Pinggir terasa seperti tengah Sejak Yesus datang bawa anugerah.”
Penggalan sajak di atas merupakan bagian dari puisi “Pinggir dan Tengah” yang ditayangkan dalam kebaktian hari ini. Bagian awal puisi ini menceritakan bagaimana biasanya orang-orang terpandang ditempatkan di tengah, menjadi pusat perhatian banyak orang. Dan semua orang berlomba, ingin juga berada di tengah. Tetapi kemudian puisi ini mengingatkan akan bacaan kita di Yohanes 4:1- 26, 39-42. Yesus, Tuhan yang Maha Mulia dan Agung itu, justru melangkah menjauh dari tengah, terus mendekat ke pinggir, untuk mengundang mereka yang terpinggirkan, ikut bersama-sama dalam persekutuan dalam kasih Bapa. Yesus datang, memulihkan dan mengubahkan hidup mereka. Adakah kita bersyukur karena Tuhan mau datang menghampiri kita? Adakah kita terdorong untuk menjadi saksi Tuhan dengan mengerjakan hal yang sama?
(XND)