Kesuksesan acapkali diidentikkan dengan hal-hal yang besar, demikian juga dengan gereja Tuhan sering kali dipandang sukses kalau acaranya menarik seperti layaknya pertunjukan, gedungnya megah, besar dan anggotanya juga banyak. Gereja tidak boleh terjebak pada hal-hal yang lahiriah karena gereja Tuhan itu berkaitan dengan spiritualitas.

Dalam bukunya berjudul “Gereja Organik”, Neil Cole, pendiri dan hamba Tuhan di salah satu gereja di Amerika, mengatakan: “Banyaknya jemaat yang hadir di gereja tidak bisa menjadi barometer untuk menggambarkan kondisi kekristenan”. Memenuhi bangku gereja pada hari Minggu bukan tujuan utama atau intisari Kerajaan Allah. Yang seharusnya menjadi tolok ukur Kekristenan adalah seberapa besar pengaruh gereja kepada masyarakat sekitarnya dan seberapa besar pengaruh komunitas orang percaya di tengah dunia.

Sesungguhnya Kerajaan Allah tak selalu dalam hal-hal yang besar dan spektakuler. Kita perhatikan biji sesawi di sebut sebagai biji yang paling kecil. Namun, ketika tumbuh menjadi tanaman dapat menjadi tempat berlindung burung-burung. Sedangkan ragi adalah sesuatu yang tidak terlihat dalam adonan. Tetapi, ragi yang sedikit dapat mengembangkan seluruh adonan dan membuat roti berasa lebih enak. Melalui perumpamaan Yesus mengenai biji sesawi dan ragi, sesuatu yang kecil dapat berpengaruh besar, asalkan mau berfungsi sebagaimana mestinya.

Demikian juga dengan kehidupan bergereja, yang menjadi inti dalam keberadaan gereja apakah gereja berfungsi dan berpengaruh dalam kehidupan umat dan masyarakat yang ada di sekitarnya.

Sebagai anak-anak Tuhan, mungkin kita merasa kecil ketika membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Namun janganlah berkecil hati, meskipun nampak kecil dan sederhana, yakinlah bahwa Allah memberikan potensi dalam diri setiap manusia, dan dengan kuasa Tuhan maka semuanya dapat menjadi berkat bagi orang lain dan untuk orang-orang yang membutuhkan.

You May Also Like

Sapaan Pengingat “Hai!” “Oh, hai!” “Masih ingat? “Mmm… hmm…”

Percakapan ini cukup mengesalkan baik bagi yang menyapa, maupun yang : Karena…

7 Engkau Berharga dan Mulia

Seorang ayah akan menjual jam kuno berusia 200 tahun milik kakeknya. Dia…

ROH KUDUS ROH KEBENARAN – Minggu Pentakosta 23 Mei 2021

ROH KUDUS ROH KEBENARAN – Minggu Pentakosta 23 Mei 2021 GKI Peterongan…

Doa Sebagai Negosiasi

Kalau belanja, saya lebih suka membeli barang dengan harga pas. Praktis. Cepat.…