Sejak jaman dulu ada hal-hal yang kontras dalam hidup kita, ada yang putih ada yang hitam, ada yang tampan ada yang buruk, ada yang baik dan ada yang jahat.

Ada gandum dan ada lalang bahkan bertumbuh bersama dan hidup berdampingan.

Melalui perumpamaan Lalang dan Gandum Tuhan Yesus mau menegaskan kepada kita bahwa hidup di dunia ini kita selalu menjumpai ada orang yang baik dan ada orang yang jahat. Bahkan dalam kehidupan bergereja, jangan-jangan gandum dan lalang itu hidup berdampingan.

Lalang itu dibiarkan tumbuh bersama sampai masa penuaian, di mana keduanya bisa dipisahkan, lalang akan dibelit-belitkan lalu dibakar, gandum akan dikumpulkan di dalam lumbung

Perumpamaan ini juga mengingatkan kepada kita akan ada waktunya untuk penghakiman, orang-orang yang jahat akan menghadapi penghukuman yang kekal.

Dan pengharapan bagi anak-anak Tuhan akan mendapat- kan kelegaan. Terus semangat menjadi gandum walaupun

di tengah lalang, Tuhan memberkati. (WS)

You May Also Like

Menghidupi Status Baru

Apanya yang baru? Apakah status sebagai anak-anak Allah baru saja diberikan pada…

Kehadiran Tuhan Memberi Kehidupan “Tahun baru, semangat baru!” Sebuah ungkapan berisi dukungan yang ditujukan

il si penerima salam, namun sesungguhnya juga bagi si pengirim salam itu…

Hati-hati dengan Keinginan (Yakobus 1:12—18)

Sesudah Natal, ketika euforia perayaan mulai mereda, kita kembali berhadapan dengan realitas…

Memakai Uang Secara Bertanggung Jawab

‘Kita tidak boleh diperbudak oleh uang tetapi uanglah yang harus menjadi budak…