Sejak jaman dulu ada hal-hal yang kontras dalam hidup kita, ada yang putih ada yang hitam, ada yang tampan ada yang buruk, ada yang baik dan ada yang jahat.
Ada gandum dan ada lalang bahkan bertumbuh bersama dan hidup berdampingan.
Melalui perumpamaan Lalang dan Gandum Tuhan Yesus mau menegaskan kepada kita bahwa hidup di dunia ini kita selalu menjumpai ada orang yang baik dan ada orang yang jahat. Bahkan dalam kehidupan bergereja, jangan-jangan gandum dan lalang itu hidup berdampingan.
Lalang itu dibiarkan tumbuh bersama sampai masa penuaian, di mana keduanya bisa dipisahkan, lalang akan dibelit-belitkan lalu dibakar, gandum akan dikumpulkan di dalam lumbung
Perumpamaan ini juga mengingatkan kepada kita akan ada waktunya untuk penghakiman, orang-orang yang jahat akan menghadapi penghukuman yang kekal.
Dan pengharapan bagi anak-anak Tuhan akan mendapat- kan kelegaan. Terus semangat menjadi gandum walaupun
di tengah lalang, Tuhan memberkati. (WS)