Karena cinta, manusia dapat melakukan banyak hal yang luar biasa. Semangat, pengorbanan, kreativitas, dan berbagai upaya yang tidak sederhana bisa dilakukan gembira dan rela hati, karena cinta. Sebaliknya, tanpa cinta, manusia mudah merasa kosong, kering, dan lelah. Pekerjaan bisa tetap berjalan, kehidupan keluarga dan pelayanan pun terus berlanjut — namun jika tanpa cinta, semua tak terasa indahnya.
Bagian-bagian Alkitab yang kita baca hari ini mengingatkan kita akan betapa besarnya cinta Allah bagi dunia. Ketika umat- Nya berubah setia, kemudian meninggalkan-Nya, Allah tidak melupakan mereka begitu saja. la mengirimkan utusan untuk membawa pesan penyelamatan. Ratusan tahun kemudian, pesan cinta dari Allah hadir melalui seruan Yohanes Pembaptis di padang gurun, “Bertobatiah, berilah dirimu dibaptis, dan Allah akan mengampuni dosamu”. Allah ingin manusia tidak tenggelam dalam dosa, melainkan hidup dalam pertobatan dan keselamatan.
Menengok kembali hari-hari kita di tahun 2023 ini, mungkin ada peristiwa-peristiwa yang berat, yang membuat kita bertanya-tanya apakah Allah masih mengasihi kita. Mungkin ada kegagalan, dukacita, sakit, ataupun pengkhianatan yang harus kita alami. Kita merasa hidup ini berat. Di sisi lain, mungkin juga ada masa-masa dalam hidup ini di mana kita menjauhkan diri dari Allah. Kesibukan, kekecewaan, kelelahan, dan banyak hal lain bisa membuat kita seolah tak peduli lagi akan relasi kita dengan Allah. Hari ini kita diingatkan bahwa hingga saat ini, cintaAllah yang begitu besar itu masih berlaku bagi kita semua. SebagaimanaAllah tak membiarkan umat Israel meninggalkan kebenaran, Ia juga tak membiarkan kita menjauh dari-Nya. Sebagaimana Allah menyerukan pesan pertobatan dan keselamatan, kita pun disemangati untuk senantiasa berjuang bersama dengan-Nya. Jangan menyerah. Kita tidak dibiarkan sendirian, dan pertolongan-Nya akan tiba pada saatnya.
Allah datang ke dunia ini karena cinta-Nya pada kita. Maka, janaan dengarkan setian bisikan vana menenha mevakinkan