Sebuah kegiatan kreatif dilakukan oleh penduduk di sekitar bekas pengeboran minyak. Mereka mencari sisa-sisa minyak dari tanah yang dibor. Walaupun hanya mendapat sedikit tetapi sisa minyak itu diolah dan bisa dijual. Inilah yang mungkin identik dengan menghidupi. Tanah bekas pengeboran itu tidak mati, tapi masih menyisakan sedikit minyak yang menjadi berkat bagi mereka. Menghidupi kasih Kristus jangan dikira kadang ada, kadang tidak ada. Kasih Kristus tetap ada karena Tuhan Yesus tidak mati melainkan hidup. Dihidupi berarti dipelihara agar tetap hidup sepanjang masa dalam hidup kita.
Bagaimana menghidupi kasih Kristus itu dan menghadirkan perdamaian?
“ Temukan dan hidupi kasih Kristus itu dengan hikmat Allah. Ibarat mencari minyak yang tersisa di daerah bekas pengeboran, mereka berusaha menemukannya dengan akal, semangat dan kerja keras. Demikan juga iman dan hikmat Allah harus berjalan bersama. Temukan dalam pembacaan Firman, doa, perenungan dan pengalaman iman. Menghidupi kasih Kristus membuat hidup menjadi kreatif, tidak sepi dan selalu berkobar dalam iman.
Hidup adalah kesempatan bukan kesia-sian. Kalau penduduk di sekitar bekas pengeboran itu hanya diam, maka kesempatan mereka akan hilang. Tidak ada kata hidup ini sia-sia jikalau kita menghidupi kasih Kristus. Hidup ini menjadi kaya ketika kita bertemu dengan kasih Kristus dan mengalaminya secara pribadi. Penduduk itu telah mengalami perdamaian dengan tanah, ciptaan Tuhan yang menghasilkan minyak yang sangat berguna. Bagikan apa yang kita dapatkan dari Tuhan. Tuhan Yesus datang menganugerahkan kasih kepada kita dan kita membagikan kasih Kristus itu kepada semua orang. Jangan merasa memilikinya sendiri, dan memperbesar ego kita untuk menutup diri bagi banyak orang. Miliki hidup yang berkobar-kobar dengan kasih dan dengan demikian kita akan menghadirkan perdamaian dengan semua orang. (AGP)
x
x