Dalam kondisi seperti apakah kita dapat memberi persembahan kepada Allah? Mungkin kita berpikir jika punya banyak uang maka kita baru bisa memberi persembahan materi kepada Tuhan. Atau ketika tubuh kita sehat maka bisa memberi persembahan tenaga bagi Tuhan. Ketika hidup kita lancar dan baik-baik saja maka barulah kita bisa memberikan waktu dan pikiran untuk melayani sebagai persembahan hidup kita kepada-Nya. Lantas bagaimana jika kita sedang menjalani hidup yang berat dan sedang tidak punya banyak harta, apakah kita tidak bisa memberi persembahan kepada Tuhan?

Dalam 1 Tesalonika 1, Paulus memuji dan mengucap syukur atas kehidupan Jemaat Tesalonika karena mereka telah memberikan persembahan hidup yang luar biasa kepada Tuhan. Apakah mereka sedang dalam situasi yang nyaman dan kaya raya? 1 Tesalonika 1 : 6b, 8-9 mencatatkan demikian, “dalam penindasan yang berat kamu telah menerima fimman itu dengan sukacita yang dikerjakan oleh Roh Kudus, …. Karena dari antara kamu firman Tuhan bergema bukan hanya di Makedonia dan Akhaya saja, tetapi di semua tempat telah tersebar kabar tentang imanmu kepada Allah ….. dan bagaimana kamu berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan benar.”

Maka mempersembahkan hidup kepada Tuhan pertama-tama bukan soal materi atau karya, tapi soal hati. Jika ada kerinduan meluap serta ketulusan meresap, maka bagaimanapun kondisinya kita pasti akan mengembangkan sikap dan melakukan hal-hal yang dapat menjadi persembahan hidup bagi Tuhan. Seperti janda miskin yang memberi dua peser, yakni seluruh nafkahnya. Seperti Dorkas yang mempersembahkan talenta menjahitnya untuk berbagi baju pada yang membutuhkan. Seperti Daniel yang tetap setia di tengah ancaman. Seperti Paulus yang rela menderita demi

You May Also Like

Dipanggil Menjadi SaksiNya

“Para Pencari Tuhan”, sinetron religi yang tayang di televisi swasta tahun 2007,…

Bersyukur Sebagai Sikap Iman

Ada banyak alasan bagi seseorang untuk mengucap syukur? Ada orang bersyukur karena…

3Agustus 2014 Bergumul Bersama Tuhan, Berdamai dengan Diri Sendiri

Air mata,Anne bercucuran. Saat ia mengemudikan mobil, terjadi kecelakaan. Sebuah mobil datang…