pertiorang bebal,tetapisepertiorang arif, danpergunakanlah a hari-hari ini jahat (Efesus 5:15-16)”. Kalimat berikut adalah us kepada Jemaat di Efesus. Kata bebal dapat pula diartikan tau orang yang tak berakal. Makna bodoh di sini bukan hanya seorang memahami sesuatu, tetapi juga orang yang mengikuti ndiri, sekalipun apa yang dilakukannya salah. Sadar atau tidak, diri dan menjadi orang bebal. Kita menjadi sangat egois, sulit kenerima saran dan pendapat orang lain, bahkan kita merasa kita yang paling benar. Orang bebal akan terus hidup dalam memperbaiki kehidupan mereka.
tu, hari ini kita diajak untuk hidup sebagai orang yang arif/ n mempertimbangkan berbagai hal secara matang, dan tidak atan yang ada. Tiap detik yang telah berlalu, tidak dapat terulang rta yang kita miliki tidak cukup untuk membeli kembali waktu sa depan pun merupakan misteri bagi kita semua. Jika Tuhan akan menikmati waktu di masa mendatang, tetapi mungkin juga a lain. Oleh karena itu, kita perlu mempergunakan waktu dan aat ini dengan sebaik mungkin.
ksanaan dari Allah, Raja Salomo dimampukan menimbang mbedakan antara yang baik dan yang jahat (1 Raja-raja 3:9). lomo nampak dalam kebijakan dan keputusan yang dibuatnya. intuk hidup sebagai orang arif dengan memohon hikmat dari rsebut kita dimampukan untuk mengerti kehendak Tuhan dalam
ap syukur atas segala sesuatu, dan memberikan yang terbaik SE