tika Allah menciptakan dunia dan manusia, Allah ingin berbagi . Oleh karenanya Allah menciptakan manusia sesuai dengan i dengan rupa-Nya dalam rangka menciptakan komunikasi In manusia! Tuhan melakukan semua itu dengan tujuan untuk tan yang paling mendalam dengan manusia! Manusia juga turut ygar kasihNya menjadi nyata dan sempurna dapat dinikmati oleh
Ih sang pencipta inilah kita mengenal Dia sebagai suatu pribadi ALLAH BAPA. Mengapa Bapa ? Karena disanalah cerminan dari »meliharaan atas manusia.
an Allah sejak semula ini tidak senantiasa mulus dan berjalan isia dalam dosa menjadikan Allah kembali merancangkan karya :njelmaannya menjadi manusia didalam diri Yesus Kristus. Dan is inilah yang kita kenal sebagai pribadi yang kita sebut: Allah
tu (Allah Anak) adalah kelanjutan dari karya penciptaan. Bahkan ang ke dunia dan menyelamatkan manusia, tujuan penyelamatan ‘anusia kembali kepada tujuan penciptaan atau kepada kondisi 4 manusia mempunyai hubungan yang ideal dan indah sesaat ke dalam dosa. Karya Allah tidak berhenti sampai pada kematian kenaikan sang Allah Anak. Karya itu tetap berlanjut pada murid- idian Roh Kudus diutus untuk berkarya menyertai para muridNya Taman Eden itu terwujud. Dan dalam Roh kudus inilah yang kita ang kita sebut Allah Roh.
lah Trinitas ini kita bisa melihat tujuan karyaNya bagi dunia sejak a pada pemulihan kehidupan manusia seperti di Taman Eden. erjalan dari dulu hingga sekarang. Persoalannya adalah adakah ulihkan dan diperbaharui dalam kehidupannya sehingga dapat Taman Eden ? Allah Trinitas telah berkarya, namun kebebasan anusia ! (JS)