Ayub 19:13-27, Matius 19:3-12, Mazmur 139
u kesatuan sosial dan spiritual, juga kesatuan seksual. Pernikahan ubungan persekutuan persahabatan, di mana suami-istri saling ai. Alkitab memberikan dasar dan tujuan pernikahan :
dkan untuk memenuhi kebutuhan emosional, “Tidak baik manusia an 2:18)
yyai tujuan sosial, “Beranak-cuculah dan bertambah banyak…”
n mencegah imoralitas, “… tetapi mengingat bahaya percabulan, laki mempunyai istrinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai Korintus 7:2)
rikahan tidak selalu berjalan dengan mulus, ada keluarga yang engizinkan perceraian, tetapi menyatakan adanya perceraian erempuan dari ketidakadilan. Tidak jarang kita mempermainkan gan pribadi. Padahal, jelas bertentangan dengan kehendak Allah. ta harus sendiri, marilah kita tetap tegar dan tetap menyerahkan 1 pemeliharaan Tuhan.
cah dan dikaruniai sepasang anak yang lucu, tiba-tiba Santo di tak peduli pada keluarga, temperamen, sering pulang malam, Jua tahun kemudian Santo menyampaikan keinginannya untuk inya. Sambil menangis sang istri berkata : “Mas, ingatlah akan kasih kita..” Tapi Santo tak bergeming dan sejak saat itu ia pun uarganya tanpa pernah kembali lagi ke rumah.
Santi yang hidup sebagai “single mother” telah menduduki posisi nencari manager keuangan. Bagian HRD menyerahkan data k diinterview-nya. Ketika bertemu, ternyata kandidat itu adalah lah mengkhianatinya itu terlihat lebih tua dan letih, katanya : Santi terdiam beberapa saat, lalu berkata sambil menitikkan air ah suamiku dan ayah dari anak-anak kita. Pulanglah, pintu rumah
nya makna bila kita bersedia mengartikan kehadirannya. Bila
BA OA EN SA en RN An ae NA en en apn