Melanjutkan Perjuangan

“Betapa kita tidak bersyukur, bertanah air kaya dan subur….” Itulah sepenggal syair lagu yang kita kenal. Setiap tanggal 17 Agustus kita diingatkan tentang sejarah kemerdekaan bangsa kita yang kaya dalam banyak hal. Kemerdekaan kita adalah anugerah Tuhan bukan hadiah dari pemerintah penjajah. Pemerintah Jepang menjanjikan kemerdekaan, tetapi beberapa waktu sebelum itu Jepang dibom atom oleh Amerika. Peristiwa ini kita kenal dengan Bom Atom Nagasaki dan Hirosima. Dalam kesempatan yang ada Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Peristiwa bersejarah ini membuka mata dunia bahwa kita bukan “bangsa tempe” kata Bung Karno.

Apa yang selayaknya kita syukuri dengan kemerdekaan Indonesia

yang kita cintai ini ?

“ Kasih Allah dan anugerah Allah yang memberi kita kemerdekaan. Zaman ini seperti zaman nabi Yeremia di mana banyak orang yang ingin membelokkan sejarah kemerdekaan. Ada pro kontra untuk penulisan kembali sejarah perjalanan bangsa kita. Tuhan berkata supaya kita tetap memberitakan apa yang benar dari Allah bukan memutarbalikkan kebenaran (Yer 23:27).

“ Kobarkan semangat kemerdekaan dengan iman. Kemerdekaan kita bukan hadiah manusia (penjajah), tetapi dari campur tangan Tuhan. Allah memberi kesempatan kita untuk merdeka melalui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang rela membela tanah airnya. Semangat iman dan perjuangan ini harus kita lanjutkan sampai anak cucu dan keturunan kita. Jangan merusak tatanan yang sudah ada.

“ Perbedaan bukan alat perpecahan. Tanah air kita kaya dan subur termasuk kaya dalam perbedaan suku-suku bangsanya. Perbedaan ini adalah untuk menyatukan tekad ke masa depan dalam menilai zaman yang makin maju dan modem. Kemerdekaan tidak berhenti di sini tetapi terus bergerak maju ke depan menciptakan masyarakat yang adil, makmur dan damai sejahtera. (AGP)

Karena Iman. Maka I ahirlah Indonesia Merdeka

You May Also Like

Yang Hilang, Yang Dicari, Yang Dikasihi

Kita harus membenci dosa tetapi mengasihi orang yang berdosa sebagaimana Yesus mengasihi…

Menyambut Kebebasan Dengan Ketaatan

Catatan Harian Seorang Narapidana. Hari pertama di dalam sel: dunia seakan mau…

Paska IV Hidup Berkelimpahan Bersama Komunitas

Lagu Kidung Jemaat 392, ‘Ku berbahagia’ ditulis oleh Fanny Crosby. Crosby mengalami…