GKI Peterongan

Vaksin COVID-19

Beberapa Vaksin COVID yang tersedia menurut jenisnya:

  1. M-RNA
    Diberikan “Spike Protein” yang sama pada permukaan virus sehingga diharapkan akan memberikan respon kekebalan tubuh. Ini adalah teknologi vaksin yang cukup baru. Yang termasuk Golongan ini adalah: Pfizer (dari perusahaan Pfizer amerika dan BiuoNTech jerman), Moderna. Effikasi dilaporkan berkisar 92-95%. Namun penyimpanan membutuhkan suhu sangat rendah -75C. Dibutuhkan dua kali suntikan berjarak 3-4 minggu dari suhntukan awal.
  2. Virus yang dilemahkan
    Diberikan virus COVID yang telah dilemahkan, teknologi sama yang lama telah digunakan (MMR, Japan ENchepalopaty dll). Yang termasuk: Sinopharm, Sputnik V, Covaxin, CoronaVac/Sinovac (yang telah ada diindonesia). Penyimpanan menggunakan suhu yang lebih tinggi 2-8C, sehingga lebih memudahkan. Effikasi dilaporkan 68-80% (mencegah kasus ringan, namun hampir 100% mencegah kasus sedang/berat – hasil Instituto Butantan). Dibutuhkan dua kali suntikan berjarak 3-4 minggu dari suntikan awal.
  3. Perantara
    Dengan perantara virus lain . Yang termasuk: Oxford (astrazeneca), Covishield dan Johnson & Johnson’s. Penyimpanan sama dg Virus yang dilemahkan. Effikasi dilaporkan 62-90%. Dibutuhkan 2 kali suntikan berjarak sampai 12 minggu. Johnson & Johnson’s hanya dibutuhkan satu kali suntikan.

Secara umum Vaksin COVID adalah aman, meski tidak memungkinkan menghindari 100% namun membantu kita jika terkena COVID-19 maka memungkinkan hanya bergejala ringan.

Alvin Hendryanto