Bagi orang kota kita tidak biasa mendengar kata : ladang atau
perkebunan. Ladang Tuhan adalah seluruh jagat raya ini dengan
segala isinya termasuk manusia. Ketika kita berada di sebuah ladang, kita akan melihat banyak pohon, juga binatang-binatang
yang dilepas di sana. Kita diundang Tuhan untuk berada di
tengah-tengah ladang itu sebagai wujud kasih dan kepedulian kita
untuk berkarya di sana.
“ Di ladang Tuhan banyak orang yang mengalami 4-L : Lemah, Letih, Lelah, Lesu. Tuhan Yesus memberi contoh apa yang Dia lakukan di tengah ladang itu untuk mereka. Dia mengajar, memberitakan Injil, menyembuhkan sakit penyakit dan kelemahan (Mat. 9:35). Ada yang diberitakan, ada yang diperbuat dengan nyata. Inilah yang dibutuhkan manusia masa kini.
“ Di ladang Tuhan banyak orang yang kebingungan. Mereka belum memiliki penuntun bagi hidupnya. Yesus menyebut mereka seperti domba-domba yang tak bergembala. Di ladang ini Tuhan ”tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka” (Mat. 9:36). Saatnya kita membuka ruang bagi mereka yang mengalami kebutaan rohani atau yang hidup tanpa penuntun rohani ke masa depan. Kebutuhan hidup manusia bukan hanya kerja, makan, punya tempat tinggal tetapi juga kedamaian hati, ketenangan jiwa dan keselamatan kekal. Mereka membutuhkan kita yang sudah mengalami dibaharui Tuhan.
“ Di ladang Tuhan butuh para pekerja keras dan yang bertekun. Tantangan di ladang Tuhan kadang membuat kita menderita, tetapi kita tidak boleh kendor dalam komitmen dan pengharapan untuk terus bekerja di ladang-Nya (Rm. 5:3). Di ladang yang luas ini, Tuhan Yesus ada di sana. Mari kita menjadi partner kerja-Nya untuk berkarya bersama Dia.
AGP
Penuai Dalam I adana Tuhan Serina | elah Jemu