​Dalam perjumpaan Yesus dengan Zakheus kita melihat cara Allah mencari yang hilang. Zakheus, seorang pemungut cukai yang dikucilkan, duduk di atas pohon karena ingin melihat siapa Yesus. Tuhan tidak hanya lewat; ia memanggil Zakheus dengan nama, mengundang dirinya untuk turun, dan datang menjamu di rumahnya. Tindakan-Nya membuka pintu pertobatan dan pemulihan: Zakheus segera bertobat, mengembalikan yang dirampas, dan berjanji membagi hartanya kepada orang miskin.

​Dari perikop ini kita belajar dua hal penting:

  1. Mensyukuri kasih Tuhan yang peduli. Kasih Allah bukan cuma gagasan—itu tindakan yang mencari dan menyentuh hidup manusia yang terpinggirkan. Kita diajak mengucap syukur karena Allah perhatian pada setiap orang, bahkan yang dianggap hina.
  2. Meneladani kasih Kristus dalam cara kita bertemu sesama. Yesus tidak datang dengan penghakiman tetapi dengan kasih yang mengundang, menerima, dan memberi kesempatan untuk berubah. Kita dipanggil meniru sikap itu: mendekat tanpa menghakimi, menunjukkan keramahan, dan memberi jalan bagi pertobatan serta pemulihan.

​Mungkin kita perlu merenungkan, siapakah “Zakheus” di lingkungan kita—mereka yang terpinggirkan, tersisih, atau berpaling dari gereja? Bagaimana kita bisa menjangkau mereka dengan sikap menerima, bukan menghakimi?

​Tuhan tidak menunggu kita datang kepada-Nya—Ia datang mencari kita. Dalam Lukas 19, ketika orang lain memandang Zakheus sebagai orang hina, Yesus justru memanggilnya dengan nama, mendekat, dan memberi tempat di meja-Nya. Perjumpaan itu mengubah hidup Zakheus.

​Tema kita hari ini, “Mencari yang Terhilang,” mengingatkan bahwa kasih Allah selalu aktif, penuh inisiatif, dan tidak memilih-milih. Kita tidak berbicara tentang teori atau aturan saja, melainkan tentang Tuhan yang dengan lembut namun tegas menjemput, menyembuhkan, dan membawa pulang mereka yang tersesat.

​Selamat hari Minggu, selamat beribadah, Tuhan memberkati, Amin.

(WS)

You May Also Like

Makin Disukai Tuhan dan Sesama

Saya ingat ketika duduk di kelas enam SD, ada pelajaran IPA tentang…

Tetap Berdiri Walau Sendiri

Ayub 19:13-27, Matius 19:3-12, Mazmur 139 Pernikahan adalah suatu kesatuan sosial dan…

Hidup Baru dalam Tuntunan Sang Gembala Agung

Apakah saudara pernah melihat domba? Bagi kita yang sudah lama tinggal di…