1 Petrus 2:9 “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih… umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia…”

Bangsa yang kuat tidak hanya dibangun oleh semangat kebangsaan, tetapi oleh karakter warganya. Di tengah maraknya hoaks, ujaran kebencian, dan lunturnya kejujuran, Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar suara yang benar, bangsa ini membutuhkan kehidupan yang memancarkan kebenaran.

Petrus mengingatkan bahwa kita adalah umat kepunyaan Allah. Identitas inilah yang menjadi dasar panggilan kita. Allah memilih kita bukan untuk merasa istimewa, melainkan agar melalui hidup kita, orang lain melihat perbuatan-perbuatan besar-Nya.

Karena itu, Injil tidak cukup menjadi nada yang terdengar di bibir. Injil harus menjadi nadi yang mengalir dalam setiap keputusan, perkataan, dan tindakan. Saat kita memilih jujur, menyebarkan kebenaran, menghargai perbedaan, dan menghadirkan damai, Injil sedang bekerja membangun bangsa melalui kehidupan kita.

Di minggu ini, mari menjadi “batu hidup” yang menguatkan Indonesia—menghadirkan terang Kristus, dimulai dari rumah, tempat kerja, gereja, dan ruang digital. – EBWR

“Injil menjadi harapan bangsa ketika bukan hanya diberitakan, tetapi dihidupi.”

You May Also Like

Serukan Berita Pertobatan

Dengan berkembangnya media sosial, kita dapat dengan mudah mengunggah dan mengunduh berita-berita…

Bijak Terhadap Uang

Political & Economic Risk Consultancy (PERC) yang berbasis di Hong Kong, melaporkan…

Rivalitas vs Solidaritas

Berita mengenai persaingan antar kedua Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden…