​Tantangan ekonomi, konflik, kesulitan atau masalah keluarga sering kali mengaburkan panggilan kita. Namun, firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa kesulitan bukanlah tanda untuk berhenti, melainkan peluang untuk menghadirkan Kerajaan Allah dan kuasa Allah dinyatakan.

​Kita menyadari diri kita lemah dan terbatas, bagaikan bejana yang rapuh namun Injil di dalam kita tetap hidup. Kerapuhan ini membuktikan bahwa kemuliaan dan kekuatan pelayanan murni berasal dari Allah, bukan dari kehebatan kita. Kita juga menghadapi pergumulan hidup namun hal itu memperdalam kesaksian iman.

​Setiap luka dan tantangan menjadi ruang di mana kasih dan kuasa Allah dinyatakan secara nyata kepada orang lain. Jangan mundur dari panggilan. Hadapi tantangan melalui doa dan komunitas. Bagikan beban Anda dan teruslah melayani sekecil apa pun itu.

​Teruslah menyatakan Injil, kesulitan bukan alasan untuk bungkam. Tetaplah memberitakan kasih Tuhan melalui perkataan dan tindakan nyata.

​Tuhan memberkati.

You May Also Like

Mengapakah Kamu Mencobai Tuhan ?

Bagi orang yang telah memberi diri dibaptis dan mengaku percaya pada Tuhan…

Raja yang Datang untuk Menderita

Saudara tipe orang yang suka ikut arus atau punya pendirian? Ikut arus…

Menjadi Pribadi yang Dapat Dipercaya

Di Indonesia banyak pejabat sebelum menjabat berjanji dan bersumpah akan menjalankan tugas…