Manusia memikirkan apa yang dipikirkan Allah, apa bisa? Allah adalah Sang Pencipta sedangkan manusia hanyalah ciptaan. Allah Maha Tahu sedangkan manusia terbatas dalam segala hal. Seorang murid seperti Petrus pun  tidak mampu memikirkan apa yang dipikirkan oleh Tuhan Yesus yang adalah guru dan  sehari-hari selalu bersama dengannya. Petrus menarik dan menegur Tuhan Yesus saat Ia menceritakan penderitaan dan kematian-Nya, namun Yesus malah memarahi Petrus (Markus 8:31-33). Jadi bagaimana kita mampu memikirkan apa yang dipikirkan Allah?
Menurut sudut pandang Allah, manusia ternyata bisa memikirkan apa yang dipikirkan Allah.  Mengapa? 1 Timotius 6:11, sebab kita adalah manusia Allah (man of God) yang telah mati terhadap dosa dan dibangkitkan bersama Kristus sebagai ciptaan baru. Sebagai ciptaan baru kita diberi karunia untuk memikirkan perkara-perkara yang di atas, bukan yang di bumi.  Itu artinya, kita dimampukan untuk hidup berpusat kepada Allah dan bukan kepada diri sendiri. Tuhan Yesus mempertegas hal ini dalam Markus 8:34 yaitu “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.”  Dengan cara seperti inilah, pengikut Kristus dapat memikirkan apa yang dipikirkan Allah. Tidak mengutamakan kepentingan diri sendiri (menyangkal diri); sedia dan rela menderita (memikul salib-Nya) dan mengikut Dia dengan teguh hati tanpa takut kehilangan nyawa (Markus 8:35-38).
Larry Crabb, Jr. seorang penulis Kristen, pernah menuliskan tentang mentornya yaitu Dr. Charles Smith yang terkena kanker. Dia berdoa agar kankernya kambuh, jika saja itu akan membawanya makin dekat kepada Allah. Sebagian besar orang tentu menganggap ini adalah doa yang aneh karena meminta hal yang buruk. Namun bagi orang yang mampu memikirkan apa yang dipikirkan Allah, ini adalah bukti iman terhadap Allah yang berdaulat, Maha Tahu dan yang bisa mendatangkan kebaikan dalam segala sesuatu. Percayalah! Apa yang dipikirkan Allah pastilah kebaikan. (EJo)

You May Also Like

Siap Ditampi oleh PenghakimanNya

Paul Oestreicher, Imam Besar Gereja Anglikan mengatakan, ‘Jika elektroda-elektroda memuntahkan muatan mautnya,…

Pergilah Dan Perbuatlah Demikian!

“Berani kotor!” Demikian semboyan dalam iklan sebuah deterjen pencuci baju. Kalimat itu…

Bukan Ingin Dihormati Namun Rela Melayani

Yes. 53: 4-12, Mzm. 91, Ibr. 5: 1-10, Mrk. 10: 35-45 Menjadi…

Janji Yang Mengiringi Jalan Penderitaan

Pragtisme, Materialisme, Hedonisme adalah roh zaman kini yang dilahirkan oleh Globalisasi. Pragmatisme…