Domba adalah harta yang paling penting bagi orang Yahudi dalam Alkitab. Ia binatang jinak dan bersih, karena itulah ia menjadi simbol kesucian atau tak bersalah. Domba patut untuk berbagai jenis persembahan dan makanan termasuk makanan istimewa. Bulu dan kulit domba diolah untuk pakaian. Memiliki domba yang banyak menandakan kemakmuran. Domba adalah jenis binatang penurut, jinak dan peka terhadap pemyataan kasih sayang. Domba tidak merusak atau merugikan, tetapi agak dungu yang menjadi kelemahannya. Karena itulah domba tanpa gembala akan menyebabkan mereka mudah sesat dan hilang bahkan binasa.

Dalam Alkitab, orang percaya seringkali dikiaskan sebagai domba gembalaan. Gambaran domba yang demikian adalah domba yang tak dapat membela dirinya terhadap orang yang hendak menggunting bulunya atau terhadap orang yang hendak membantainya (Yes 53:7). Yesus diumpamakan domba yang dituntun kepada pembantaian (Kis 8:32). Sangat memilukan hati.

Domba adalah simbol kefanaan manusia. Seperti halnya domba tak bisa hidup tanpa gembala, demikianlah manusia akan binasa tanpa Kristus. Kristus adalah gembala yang baik yang memberikan hidupnya untuk domba-dombaNya. Umat Allah yang sadar akan ketakberdayaannya sebagai “domba’ akan bergantung sepenuhnya padaNya sebagai Gembala sorgawi. Menjadi domba’ Allah berarti hidup dalam kesucian dan kebenaran. Mendengarkan suaraNya dan peka terhadap pemyataan kasih sayangNya. Menunuti Allah

You May Also Like

Menghidupkan Damai Sejahtera

Rasanya tema kita tentang menghidupkan damai sejahtera menjadi amat sangat relevan di…

Berjumpa Dia Di Sepanjang Jalanku

Baru-baru ini sebuah TV swasta menayangkan kesaksian Ibu dari anak korban pelecehan…