Cinta merupakan bahasa universal yang dikenal oleh seluruh kalangan manusia. Cinta tidak memandang agama, suku, status sosial ekonomi, jabatan, prestasi, dan sebagainya. Semua orang bisa bicara tentang cinta dan semua orang butuh cinta. Sayangnya, belum semua orang memahami cinta dengan benar dan belum tahu bagaimana menerapkan cinta secara tepat. Tak jarang cinta yang seharusnya menimbulkan suka justru berbuah luka dan duka. Manusia kecewa dengan cinta sehingga ia menjadi apatis terhadapnya. Ironis, bukan?

Maka cinta mesti menjadi proses belajar seumur hidup sehingga kita bisa menghidupi dan menghidupkan cinta secara universal, sebagaimana yang diajarkan oleh Tuhan Yesus, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. Dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Matius 22:37, 39). Dalam menjalani kehidupan bersama, kita mesti pertama kali mengembangkan sikap mengasihi Tuhan dengan sepenuh diri, totalitas. Tanpa kasih kepada Tuhan mustahil kita bisa mengembangkan kasih sejati terhadap sesama dan alam. Karena bagaimanapun dunia dan seluruh isinya sudah jatuh dalam dosa, pasti akan ada hal-hal mengecewakan yang mereka lakukan terhadap kita. Jika kita mengasihi dan berharap mendapat balasan kasih yang setimpal dari mereka, maka kita pasti akan kecewa dan akhirnya berhenti mengasihi. Hanya Kristus yang tidak pernah mengecewakan kita. Hanya Kristus yang kasihnya telah teruji secara sempuma. Maka dorongan kasih mesti berasal dari Kristus.

Bagaimana kita menilik kehidupan kita dalam keluarga, gereja, dan masyarakat: sudahkah kasih itu hidup dan terus menyala? Perbedaan, kesalahan, dan kelemahan akan selalu ada. Jika hal-hal itu yang menjadi fokus kita, kasih pasti menjauh. Namun jika kita mau mengarahkan hati kepada Kristus, maka cinta kasih akan terus dikembangkan dalam kehidupan kita sehinaaa menahasilkan buah-buah vana manis (RKB)

You May Also Like

Tugas Kenabian Masa Kini

Mal. 3:1-4; Luk. 1:68-79; Flp. 1:3-11; Luk. 3:1-6 George F. Will dalam…

b bwobemndelnabomedadehedenent MUI senen wnberala Anugerah dalam Ketaatan

Ketaatan itu menjalankan apa yang diperintahkan, mematuhi apa yang dituntut, atau menjauhkan…