oo Tiap kali menyebut “tunggul Isai” seharusnya muncul bayangan di benak kita gambaran tentang suatu pohon
oo besar yang kokoh yang kini telah ditebang, menyisakan pangkal pohon yang tertinggal di tanah.
00 Ya, itulah gambaran dinasti Daud, anak Isai, yang diharapkan membawakejayaan dan kemuliaan bagi bangsa 30 Israel untuk selama-lamanya. Tapi apa daya, kemashyuran ini memang berhasil diraih, tapi tidak bertahan lama. 00 Segera Israel bersama dinasti Daud tumbang begitu saja, mengalami pembuangan, dan berakhir pada penjajahan di 00 tanah airnya sendiri.
00 Namun demikian, Allah punya rencana lain. Ia hadirkan
00 Juruselamat tidak hanya untuk memulihkan martabat keturunan Isai, tapi juga menyelamatkan seluruh umat manusia. la muncul sebagai Tunas Baru yang tumbuh di tunggul Isai.
Itulah Natal! Kita merayakan keselamatan dari Tuhan yang menganugerahi kita damai sejahtera. Kini, ketika kita menantikan Yesus datang kembali, kita diajak untuk mengikut-Nya menjadi tunas-tunas baru di Taman Tuhan.
Selamat Natal! (XND)
2g “La,