Kisah seorang anak muda kaya, yang datang kepada Yesus, telah menjadi inspirasi banyak orang bahwa tidak mudah untuk memperbaharui kehidupannya. Ada harga yg harus dibayar utk menata kehidupan yg lebih baik.  Anak muda yang kaya itu mendengar perkataan Yesus, lalu pergi dengan sedih sebab banyak hartanya.

Dikatakan ia pergi dengan sedih. Bisa dibayangkan kata-kata Yesus telah masuk ke dalam hati nuraninya yang terdalam, menyentuh apa yang menjadi kebahagiaannya yang sejati. Ia tidak dapat meninggalkan apa yg membahagiakan dirinya utk hidup baru

Datang kepada Yesus dan bertanyalah kepada-Nya, dalam doa dan permenungan pribadi, bagaimana kita dapat mengalami pembaruan? Apa yg harus kita tinggalkan agar hidup baru? Tanpa ada harga yg kita bayar jangan harap ada pembaruan.  Janganlah terbuai dengan godaan dunia yang menekankan kebahagiaan terletak pada banyaknya materi yang kita punya. Justru semestinya kekayaan yang kita punya dilihat sebagai fasilitas yang membantu kita untuk lebih dekat dengan Tuhan. Bukan sebaliknya menjauhkan kita dari Dia. Bukalah kesempatan agar ada Pembaruan dalam hidup,  Tuhan memberkati

Tuhan Yesus, apakah yang membuat aku bahagiadalam hidup ini? Bulatkan tekadku untuk mencapai kebahagiaan itu. Amin. (WS)

You May Also Like

Bacalah Dan Dengarlah

Minat baca masyarakat Indonesia, dibanding negara Asia lainnya sangat di bawah rata-rata.…

Hari Tuhan : Berkah Atau Celaka?

Di dalam Alkitab, untuk menyebutkan tentang akhir zaman digunakan juga istilah hari…

Pernikahan : Antara Idealisme dan Realitas

Sebuah pepatah kuno mengatakan kalau mencari jodoh harus dilihat dulu bibit, bebet,…

Roti Hidup Sumber Kekuatanku

Tidak sedikit orang berdiam diri ketika menghadapi masalah. Hingga suatu saat, tidak…