Sesudah Natal, ketika euforia perayaan mulai mereda, kita kembali berhadapan dengan realitas…
Mungkinkah Ada Perdamaian? Jika Selalu Ada Permusuhan (Nehemia 29-10: 4:1-9)
Adven keempat mengarahkan kita pada kerinduan akan damai. Namun realitas hidup sering…
Dapatkah Bersukacita? – Ketika Derita dan Dilema Melanda –
Minggu Adven ketiga dikenal sebagai Minggu Sukacita. Namun sering kali sukacita justru…
Dapatkah Bersukacita? – Ketika Derita dan Dilema Melanda –
Minggu Adven ketiga dikenal sebagai Minggu Sukacita. Namun sering kali sukacita justru…
Apakah “Harapan” Untuk Semua Orang? Dalam sebuah gelanggang Si Kuat, Si Mempesona, Si Pintar, Si Cerdas, Si Gigih, dan Si Gagah beradu Si Lemah mengaduh Karena hanya ada satu Harapan Sisanya pasti halu berangan-angan Saling serang silang pukul Geruduk bergelut dalam gulat Si Lemah rebah terinjak-injak Sampai peluit panjang menjerit Tak ada jawara yang juara Sang Empu yang empunya lomba
Memberikan Harapan satu-satunya pada Si Lemah Supaya yang rebut-ributkan Harapan sadar Harapan…
Apakah “Harapan” Untuk Semua Orang? Dalam sebuah gelanggang Si Kuat, Si Mempesona, Si Pintar, Si Cerdas, Si Gigih, dan Si Gagah beradu Si Lemah mengaduh Karena hanya ada satu Harapan Sisanya pasti halu berangan-angan Saling serang silang pukul Geruduk bergelut dalam gulat Si Lemah rebah terinjak-injak Sampai peluit panjang menjerit Tak ada jawara yang juara Sang Empu yang empunya lomba
Memberikan Harapan satu-satunya pada Si Lemah Supaya yang rebut-ributkan Harapan sadar Harapan…
Sang Raja, Sang Gembala Raja itu menaruh mahkota di bawah kaki-Nya Dan palang kotor dijadikan sandaran kepala RAJA itu terbalik supaya menjadi AJAR Agar rakyat-Nya wajar belajar Kalau mau menggapai puncak Kerajaan Surga Turunlah sampai ke dasar Kerajaan Maut Tahta-Nya menjulang di Bukit Tengkorak Dalam singgasana-Nya la bersemayam
Salib lusuh berhiaskan darah suci berkilau Kalau lihat tangan-Nya, terpakulah Keduanya terentang…
Iman yang Teguh, Tak Bergoncang Impian Masa depan Andai menjauh Nyatanya lenyap Yang sedikit-sedikit Ah tak pernah jadi bukit Nasib tulis surat pada takdir Gagal bercerita kabar sukacipta Tak buat suka, tak buahkan cipta Eh malah terus melongsor berguguran
Godaan merayu meneteskan gula di kala sayu Untunglah Kalam mendayu, menghenyak ragu…
Percaya Pada Allah yang Hidup Surga memasang perangkat telepon baru, bersanding dengan jalur doa yang mulai sepi pelanggan.
Kringgg!! Telepon pertama masuk. Tuhan angkat, “Halo?” “Halo? Wah, saya bisa dengar…
Dilayakkan untuk Menerima Kasih Ilahi Semua berbondong boyong
Mengikuti titinada ajakan penuntun langkah datanglah ke Bait-Nya dengan hati bersuka Sedang…