Bangunan di KOTA LAMA Semarang adalah unik, antik dan anggun. Unik karena belum tentu ada di kota-kota lain, antik karena dibangun dengan arsitektur kuno peninggalan zaman Belanda, dan anggun karena menjadi destinasi wisata sampai hari ini. Tidak ada satu pun bangunan di sana yang roboh atau dirobohkan karena dipertahankan dan didirikan di atas pondasi yang kuat. Hasilnya terbukti menjadi warisan sejarah yang dikenang banyak orang.

Pertanyaan kita adalah apa yang kita bangun di atas jalan kehidupan kita selama ini sebagai orang percaya?

  • Pilihan terbaik adalah menempatkan Yesus di jalan kehidupan kita. Tomas tidak tahu jalan, bingung dengan masa depannya. Filipus minta petunjuk siapa Bapa itu bagi dirinya. Di atas jalan kehidupan kita harus dibangun pemahaman dan iman bahwa Tuhan Yesus adalah JALAN-NYA menuju kehidupan yang sesungguhnya. Tuhan Yesus bukan nama jalan, bukan petunjuk jalan tetapi Dia jalannya dan menjadi role-model hidup kita.
  • Hidup tidak meragukan Tuhan Yesus. Menjawab pertanyaan Tomas, Yesus berkata: ”Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Kebenaran adalah bahwa Tuhan Yesus adalah sungguh-sungguh Allah yang menjadi manusia. Tuhan Yesus 100% Allah dan 100% manusia. Dua kali Tuhan Yesus berkata: ”Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku” (Yoh.14: 10,11). Jangan meragukan Tuhan jikalau kita minta Tuhan berada di jalan kehidupan kita.
  • Tuhan akan menghantar kita di jalan kehidupan sampai akhir. Beriman kepada Tuhan Yesus itu unik, karena ketika kita masih hidup sudah dijanjikan Rumah Bapa. Kita dijanjikan jikalau meminta sesuatu dalam Nama-Nya Tuhan akan melakukannya. Kita menjadi seperti bangunan kuno yang terus berdiri dan meninggalkan kesan yang anggun. Hidup senantiasa memuliakan Bapa di surga dan menjadi kesaksian bagi banyak orang. (AGP)

Membangun Kristus di jalan kehidupan akan meninggalkan warisan iman yang luar biasa

You May Also Like

Komunitas Cinta Kasih

Sejak dahulu bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah dan manis budi…