GKI Peterongan

Semua yang Dijadikan-Nya Sungguh Amat Baik

Kejadian 1:1-27, 31, Mazmur 148

Suatu hari anak kami sedang belajar dan dibuat kesal oleh nyamuk yang menggigitnya. Lalu ia berkata, ‘Ma kenapa sih Tuhan menciptakan nyamuk? Nyamuk kan suka mengganggu manusia dan mengisap darah apa untungnya coba?’ protesnya. Lalu saya yang mendengarnya memberi penjelasan begini, ‘Nak nyamuk itu bertelur di air, telurnya itu menjadi makanan bagi ikan-ikan, ikan-ikan itu kemudian dimakan oleh manusia. Jadi nyamuk itu walaupun menggigit manusia tapi juga sangat menguntungkan bagi manusia. ‘Oooo gitu ya’ jawabnya lalu melanjutkan belajar.

Dalam banyak kesempatan kadang-kadang kita juga melontarkan pertanyaan yang sama. Khususnya saat menghadapi masa-masa yang tidak menguntungkan. Misalnya saat kita sakit, saat kehilangan; baik kehilangan barang, pekerjaan ataupun orang-orang yang kita kasihi dan lain-lain. Kita lalu bertanya mengapa Tuhan mengijinkan adanya penyakit? Mengapa Tuhan mengijinkan adanya kejahatan? Mengapa Tuhan mengijinkan kematian? Mengapa hal ini dan hal itu terjadi? Dan lain-lain sebagainya. Semua pertanyaan tersebut kemudian mengganggu sukacita kita bahkan tak sedikit  orang yang kecewa dan menyalahkan Tuhan.

Alkitab berkata bahwa Allah melihat segala yang diciptakan-Nya itu sungguh amat baik. Bukankah semua yang ada di dunia ini adalah ciptaan Tuhan? Bukankah semua yang terjadi juga diijinkan Tuhan terjadi? Jadi jika Tuhan berperan dalam kejadian – kejadian itu maka pasti di balik semua itu pasti baik adanya. Sungguh amat baik. Paulus dalam Roma 8:28 berucap, ‘Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia’.

Jadi, bisa jadi sikap kita yang sering menyalahkan atau tidak menerima ciptaan Tuhan dan kejadian – kejadian yang kita alami karena kita belum bertumbuh dalam pengetahuan tentang hal tersebut. Karena itu hendaklah kita membangun pengetahuan dan relasi kita yang sempurna dengan Tuhan. Karena hanya dengan demikian kita akan memahami dan mengerti maksud – maksud Allah menciptakan dan mengijinkan segala sesuatunya. Bertumbuh dalam pengetahuan dan relasi dengan Allah akan menolong kita memandang segala sesuatunya dalam perspektif Allah. Allah yang menciptakan segala sesuatunya, sungguh amat baik. PRB

Hanya mereka yang bertumbuh dengan baik dalam relasi dengan Tuhan yang tak akan kecewa dan menolak setiap ciptaan Tuhan dan kejadian-kejadian yang dialaminya.